Sahabat blog aisyla.....
malam ini saya sangat terinspirasi oleh genangan kata-kata dari ust. Felix Siau tersebut:
lelaki salih lisannya diamalkan, dan amalnya adalah kebenaran | takutnya kepada Allah dan keberaniannya pada kebaikan
lelaki salih tidak mencela memaki tapi menasihati | bukan memarahi namun membimbing mendampingi
lelaki salih hormati wanita dengan menundukkan pandangan | caranya hargai wanita dengan meminang bukan pacaran
lelaki salih membahagiakan ibunya dan membanggakan ayahnya | tidak banyak alasan dalam beramal baik dan santun dalam berdoa
lelaki salih berteman dengan yang salih dan tak menjauhi yang salah | mengambil ilmu dari yang salih lalu berdakwah pada yang masih salah
lelaki salih tidak banyak berjanji | ia berjanji bila pasti bisa ia tepati
lelaki salih mendahulukan Allah dan Rasul dibandingkan dirinya | bila Allah dan Rasul suka dia lakukan, bila tidak dia tinggalkan
lelaki salih tidak banyak berjanji pada wanita | sekali berjanji, itu di akad nikah bersama walinya
Benar-benar inspiratif, semacam sarkasme yang mengena hati banget bukan ?. Namun, semua itu jelas dan konkret adanya.
Lelaki salih memang tidak menyukai hal-hal yang merusak imannya begitupun dengan wanita salihah.
Nasihat ini sekedar mengajarkan bagi kaum hawa dalam memilih pendamping hidupnya. Jelas untuk mendapatkan layaknya Muhammad saw kita sesanggupnya menjadi Khadijah. Bila mengidamkan sosok Ali bin Abi Thalib tentunya kita harus menjelmakan Fathimah dalam diri.