Kamis, 23 Januari 2014

Mengenal Bahagia

Created By: Ningsi_AFJ

Pada hatimu lah bahagia itu.
Dalam kerajaan diri ia bertahta.
Menguasai di lautan nurani.
Bersemayam melayani hari-hari.

Pada jiwamu lah bahagia itu.
Mahkota di singgasana rasa.
Indah mengeluarkan kedamaian.
Berkeliaran memijaki koridor-koridor waktu.

Pada dirimu lah bahagia itu.
Yang zahir kesannya, maknawi  rupanya.
Mengendap bak permata di dasar hati.
Berpendar dalam rahmat dan karunia Ilahi.

Kesyukuran itulah bahagia.
Bersabar pula sahabatnya.
Dzikir akan menambah kadarnya.
Tawakal menjadi sarana ampuh.
Jiwa tenang, hati senang, pikiran lapang, bahagia kan menjelang.

23*01*2014


Rabu, 22 Januari 2014

Kita Mesti Bersyukur

Sedih sekali, baru pagi-pagi sudah banyak yang mengadukan nasibnya ke lembaga kemanusiaan PKPU. Entahlah, yang saya rasakan hanya haru, ditengah glamor kehidupan para bangsawan, hartawan, dan elit pemerintah masih banyak perut-perut rakyat yang kosong dan keperihan. Sedang acap kali ditemukan makanan yang mubazir setelah momen-momen perayaan.aduh kasihan. Belum lagi masalah anak-anak mereka yang tidak lagi bisa sekolah karena biaya. Ada juga yang tinggal di gubuk lusuh yang sudah renta. Semua adalah masalah. Tidak mungkin bisa mereka tersenyum bahagia jika kaum elit dan hartawan enggan dermawan. Permasalahan umat amat kompleks ternyata. Lalu kita harus bersyukur atas segala kecukupan yang di anugrahi Allah.