Rabu, 11 April 2018

Stone Garden

Suatu ketika Pak suami ngajakin Bu Istri ke Stone Garden...sebenarnya pak suami udah bikin rencana itu sejak jauh hari.

Ditengah perjalanan dalam cengkrama kedua insan itu, tetiba Bu Istri bertanya pada Pak Suami, "Pak, kenapa pengen banget ke Stone Garden?"
Pak suami senyam-senyum menyimpan teka-teki yang berkelabat di benak Bu Istri.
"Nanti sampai di lokasi akan tahu jawabannya, sabar ya buk". Jawab pak suami sambil elus-elus manja kepala Bu Istri.

*Di lokasi....

Buk,  capek ya? Tanya pak suami pada Bu istri kala menjelajahi stone garden yang medannya mendaki, terjal, penuh bebatuan, dan  siang itu terik sangat. Namun puncak destinasi istirahat masih 3 km lagi. Bu istri hanya ketawa renyah "dengan didampingi kamu, saya bisa kuat Pak...yuk jalan lagi". Bu istri penuh semangat.

*Di puncak destinasi peristirahatan

Terlihat Bu Istri yang sangat girang, lompat-lompat dan teriak gembira ketika menikmati suguhan alam nan aduhai di puncak dakian. Pak suami pun mendekap Bu Istri dengan penuh kehangatan "Buk, beginilah analogi perjalanan dalam pernikahan kita. Bahwa menikah itu sebentuk perjalanan yang menjerihkan, melalui aral, menempuh medan penuh rintangan, dan kadang jalannya dibawah terik ujian. Sebab destinasi kita adalah puncak ini. Tempat peristirahatan terindah nan abadi. Tempat kita akan kembali menggelar nikmatnya bersama dalam naungan ridho-Nya, Syurga Firdaus"
Bu Istri yang super duper lebay melankolisnya itu gak tahan menahan haru "basah sudah baju Pak suami buat menyeka air mata dan ingusnya 😂😂😂
"Jangan takut lelah bersamaku ya, Buk" ucap Pak suami membantu Bu istri membereskan matanya yang basah.

"With both entering paradise together yes, Pak..." Bu istri menyodorkan kelingkingnya buat dil dilan.😄😚😊

-End

Semangat

Jangan lupa menyusun rencana, Nona..
Jangan lupa tentang makna ikhtiar dan gelora pantang menyerah.
Jemput kembali semangat juangmu diawal kamu ingin menggapai apa yang telah Allah berikan kini untuk mencapai makna yang lebih berarti tentang dirimu.

Nona...rawatlah konsistensi semangatmu.
Jagalah impian-impianmu dalam aksi dan doa.
Berupaya lah lebih, agar dirimu dimasa depan mengucapkan terimakasih atas usaha yang kamu lakukan saat ini.
Tuntas semua perjuangan ini, insyaAllah ada hadiah menakjubkan atas peluh dan lelahmu.
Yakini itu Nona !!!

Tapi...jangan lupa jaga kesehatan...
Terus jaga kedekatan pada Allah.
Menjauhkan dari medan keburukan.
Teruslah taat, latihlah kekuatan fisik, menghebatlah untuk menjadi penghebat, jadilah yang bermanfaat.

Berbisik lah dalam doa 'Ini untuk Mu ya Allah...jika bukan karena Mu, aku takkan sanggup'.

Benang-Benang Takdir

Bila kamu tidak berbuat, maka takkan tahu rajutan takdir terbaik mana yang akan disulam.
Nona, berbuatlah seperti apa yang sebaiknya untuk dilakukan.

Dalam hidup ini, tak sedikit yang datang menghiasi hati.Pada akhirnya semua cerita hanya menjadi lerai kenangan. Rajutan-rajutan takdir itu terus memintal helaian kebijaksanaan hati. Bertumbuh dalam pemahaman yang lebih baik, mengenal kehidupan lebih layak, dan meluaskan sudut pandang akan interaksi sosial.

Semoga dapat mengambil hikmah dari setiap rajutan-rajutan takdir yang ditetapkan-Nya  ya Nona.
Serahkan hidup mu pada Yang Maha Mengatur Kehidupan. Jalani apa yang Dia tetapkan dengan ketulusan. Allah Maha Tahu rajutan takdir terbaik yang akan disulam untuk mu kelak. Percalah, sulaman takdir Allah itu indahnya pake banget.
Ittaqillah ya Nona sayang...

What goes around comes around...

Selasa, 10 April 2018

Terbaik dengannya

Kadang ada orang yang membayar mahal psikolog untuk menyembuhkan jiwanya.
Padahal yang terbaik dengannya, al-Qur'an.
Adakalanya, sekian dari kita mengikuti seminar motivasi kesana-kemari dengan biaya yang tak murah.
Padahal yang terbaik dengannya, al-Qur'an.

Nona...bila iman mu sehat maka takkan pernah kamu merasa kenyang bersama al-Quran.
Bersamanya adalah yang terbaik untuk menyehatkan jiwamu, membakar semangat positif mu, mengarahkan kamu pada jalan yang terbaik dan terbimbing.

Membelajarkan Keyakinan

Nona...
Kamu harus membelajarkan keyakinan pada Allah hingga teguh hatimu memilih apa yang Allah suka  bukan memilih apa yang menjadi keinginan.

Semakin cerdas keyakinan itu maka semakin meringankan diri untuk berjalan pada titian yang Allah suka.

Kadang belajar yakin itu melelahkan, bukan? Namun lelah itu menjadi catatan kebaikan yang akan kamu syukuri kelak, Nona. Disaat tak ada lagi pertolongan kecuali dari apa yang telah tercatat itu.

Keteduhan

Keteduhan dibalik rimbunmu memberi aku arti akan melindungi. Membantu aku sadar bahwa aku berTuhan pada Dzat Yang Maha Melindungi.
Terlerailah deguban cemas.
Terlegakan kekhawatiran hati.
Mendekat pada-Nya amat meneduhkan rasa tenang.
Jangan lagi kemana-mana Nona...disana saja bila kau penat akan rusuhnya permainan dunia ini...kesanalah pada keteduhan yang menenangkan.

Biru-Hijau

Gemulai manja dedaun kala siang itu menyulam takjub diri.
Rerimbunan aneka hijau yang menyertai sederetan lahan menambah harmoni pemandangan.

Biru yang aku padukan pada hijau mu itu menjadi potret lukisan tentang Keagungan Tuhan.
Membantu aku belajar menikmati proses dalam hidup ini. Hingga lelahku terbayar tuntas sebab mengagumi-Nya atas karunia yang utuh diberikan padaku setiap detik dan setiap deguban jantung.