Senin, 09 April 2018

Bertahan Aja

Apa pun kondisi yang saat ini kamu anggap buruk, menyebalkan, menyakitkan boleh jadi awal dari kejutan-kejutan besar kelak. Pada kondisi begitulah terjadi momen munajat doa nan paripurna. Lantas dibalik kesulitan ada kemudahan. Jadi, bertahan aja dulu...

Begini ya Nona...
Ibadah itu bukan tentang yang tercepat, terbanyak, tersohor...bukan
Tapi tentang yang terbaik.
Walau getir meniti perkara-perkara baik itu, bertahan aja dulu.

Bertahan dalam sabar Nona...pasangan sabar itu keajaiban, keberuntungan, kemenangan, kebahagiaan, dan pengundang kebaikan-kebaikan lainnya. Tak akan menyesal bila kamu bertahan dalam sabar. Ikuti jalan yang Allah suka dan bertahanlah disana. Tak akan lama Nona...tak akan...percayalah !
Bertakwalah pada Allah jika kamu benar-benar beriman. Takwa itu mampu mengontrol kamu Nona.

Kamu sadar gak sih, apa yang buat kamu bisa bertahan?
Nah itu...
Mendekat pada Allah....sedekat-dekatnya.
Yakin deh, bakal Allah kuatkan.
Saat kamu kuat bertahan pada jalan yang Allah sukai, udah lempeng aja deh hatinya ya Nona. Pasti Allah gak bakal buat kamu kecewa. Allah selalu ada cara untuk menyelesaikan semua yang kamu anggap sulit. Jadi, kamu jangan jauh-jauh dari Allah ya Nona.

Perbaiki hubungan dengan Allah ya Nona sayang...benter lagi Ramadhan.
Bertahan aja dulu ya...😕🏃
Meski kehidupan ini membantingmu berkali-kali, Kamu kuat kok bertahan, InsyaAllah.

Minggu, 08 April 2018

Ruwet

Datang ke kampus, eh dosennya sibuk. Cari dosen yang lain eh bisanya sore. Kirim jurnal eh belum dapat feedback. Tapi, ikhtiar bukan untuk hasil tapi untuk mendapatkan ridho Allah. Agar setiap langkah terhitung jihad atas dasar mencari ilmu.
Namun....
Begitu ruwetnya berurusan sama manusia. Bikin hati ikut ruwet juga kadang. Satu-satunya yang bisa bikin keruwetan itu lega adalah datang ke Allah. Mendekat pada doa. Ya Rabb Rabbishshrohli Shodri...Tuhan lapangkan dada ini.

Aamiin

Memang cuma deket sama Allah yang bisa bikin diri ini survive. Apalah jadinya aku tanpaMu ya Rabb. 😥😫😢

Kamis, 05 April 2018

Kemaafan

Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan saat berbuat salah. Inginnya ditegur dengan cara yang santun, tidak didepan orang ramai, langsung dimaafkan sebelum minta maaf dan tidak diungkit-ungkit. Begitulah sikap bijak terhadap kesalahan dan kekurangan orang lain. Jika diri ingin mendapatkan kemaafan dari Allah maka diri juga harus jadi pemaaf terhadap kesalahan orang lain. Ada waktunya, Allah datangkan orang² yang menyakiti kita. Itulah saat terbaik melatih kemaafan bagi orang lain.

Rabu, 04 April 2018

Allah Suka

Nona...yang penting melakukan apa yang Allah suka...
Faghfirlana

Persiapan

Menikah bukan tentang bahagia tapi tentang berkah. Maka jangan bayangkan dunia pernikahan bak manisnya kurma di bawah sinar rembulan. Lantas manisnya pernikahan dipupuk oleh iman.
Oleh karena itu, persiapan menuju pernikahan adalah persiapan untuk ibadah besar, ibadah seumur hidup. Bersiap mendapat amanah menjadi istri dan ibu. Kedua amanah mulia bagi seorang wanita yang mengharap keridhoan Rabbnya.

Menikah bukan sebercanda tayangan video para penganten baru itu Nona, tapi seserius kisah rumah tangga Rasulullah saw dan Khadijah ra. Saat pernikahan menjadi ruang untuk saling menyempurnakan ibadah, menguatkan iman, meningkat kualitas hafalan Qur'an dan mengamalkannya, memperindah akhlak, menambah manfaat bagi sesama, dan membuat ketaatan pada Allah  semakin terjaga.

Bisa jadi bekal menuju pernikahan  semengerikan persiapan menuju maut... Nona. . .

Untuk hal yang Allah simpan dengan rapi itu, tak ada yang perlu dilakukan kecuali meluruskan niat, memantapkan pilihan, memperbaiki diri, dan menjaga kedekatan pada Allah.

Semoga bisa menjadi anugrah untuk siapapun yang kau dampingi, Nona... berbekal lah... sebaik bekal adalah takwa.

Selasa, 03 April 2018

Bisa Jadi Mati

Bisa jadi kematian yang lebih dekat. Lalu air mata taubat masih bergeliat dusta. Apa kabar dengan amal diri yang tak seberapa, dosa² entahlah banyaknya, taat masih suka pura². Tapi mati bisa datang sesukanya. Faghfirlana

Pulang

Senja telah merajai langit. Sebentar lagi malam akan menelan sang surya.  Rehatlah lagi Nona... Perjalanan pulang masih panjang.