Ada masanya Allah pun menggembirakanmu dengan rahmat, keridhoan, dan kebahagiaan yang abadi. Maka bersungguh-sungguhlah untuk pemberian itu nona. Dunia ini hanya sebentar saja...
Minggu, 15 Oktober 2017
Sabtu, 14 Oktober 2017
Anugrah
Tak sedikit kebaikan-kebaikan dari seseorang yang kamu dapati setiap hari. Juga begitu banyak hal yang baik mengorbit diri kamu setiap hari. Entahnya, kamu selalu repot dengan diri sendiri dan mengabaikan semua yang telah diterima itu. Cobalah mengenali hikmah akan semua anugrah yang Allah berikan nona...berbahagialah akan anugrah itu.
Teguh
Hati itu harus bebas dari intervensi makhluk. Cukup Allah yang mengintervensi dirimu. Abailah dari persepsi yang membuatmu lari dari Allah. Tetap yakin hanya pada Allah saja dan teguhkan hatimu itu nona.
Berbuatlah karena merasa diawasi
Allah bukan di awasi manusia. Bebaskan hati itu dari makhluk. Berjuanglah membebaskannya. Setiap masuk, campakkan sejauh-jauhnya agar hati itu dapat bernafas lega dengan rahmat Allah.
Berhentilah
Berhentilah menyalahkan orang lain.
Berhentilah meratapi masalah.
Berhentilah memikirkan sebab takdir dengan anggapan keliru.
Coba nona, berhentilah membebani diri dengan semua yang tak tentu itu.
Karena muara dari setiap kegetiran adalah dosa, sumber dari kegelisahan adalah dosa, inti dari pengundang kenestapaan adalah dosa.
Allah itu Maha Baik, tak pernah menyakiti hamba-Nya.
Allah itu Maha Penyayang, tak pernah membenci hamba-Nya.
Allah itu Maha Lembut, tak pernah mendzalimi hamba-Nya.
Nona, jujurlah pada diri sendiri. Lembutkan hati itu dengan air mata taubat. Agar kau semakin kenal Allah, kian yakin pada-Nya, lalu tenang menjadi hak bagi jiwa mu yang telah membaik itu.
Petunjuk
Terkadang kau butuh waspada dalam meyakini hati. Sesuatu yang mudah berganti arah dalam sekian waktu nan singkat. Bila pada waktunya, sebuah keputusan meski melampaui hatimu. Gelarlah sajadah lalu berbisiklah pada bumi, maka sejurus itu langit akan men-sinyal-i hatimu dengan bimbingan Rabbmu, Tuhan yang tengah menguji komitmenmu untuk selalu memohon petunjuk pada-Nya.
Melalui rintangan hati dalam memilih itu memang tak mudah. Bila Allah terlibat di dalamnya. Selanjutnya, kau akan menghuni konsekuensi dari memilih yang dipilihkan oleh-Nya. Berbahagialah yang melibatkan Allah dalam hidupnya dan tak pernah kecewa orang yang datang pada Allah tuk memohon bimbingan yang lurus.
Nona....jangan lari dari pentunjuk-Nya.
Bersabar untuk Diri
Nona....bersabarlah terhadap diri sendiri, dari rasa ingin. Sehingga hatimu menjadi teguh pada kebaikan. Mungkin banyak hal bahagia yang ingin kau tampilkan pada mereka di dunia maya, tapi semua akan menjadi baik bila kau teguh untuk menyembunyikannya dalam rasa syukur. Sebab kau tak pernah tahu persepsi yang bermunculan, perasaan lain yang tercabar, dan ketidakbaikkan lainnya yang terundang. Belajarlah menjadi yang bijaksana hatinya nona...keep low profile sholiha...Allah with You selalu !!! Sing tawadhu' gitu lo ^._ ^
*kontemplasi, monolog
Hati
Telah ada seseorang yang teramat menghargai perasaanmu, yang di hatinya kamu akan merasa teduh. Sebab hatinya baik untuk kebaikan hatimu.
Beranjaklah padanya, menetaplah pada hati yang baik itu. Seseorang yang akan membawa hatimu pada bahagia yang didefenisikan dengan sederhana. Baginya bahagia itu sangat dekat, sedekat jarak seorang hamba dengan Rabbnya.
Semoga hatinya tak dicuri yang lain, diutuhkan takdir hanya untuk kamu.
Berdo'alah dan tetap ikhtiar dalam jalan Allah ridhoi. Jadilah yang baik, tapi hanya untuk Allah ridho karena kamu telah berupaya lebih baik tidak untuk apapun dan siapapun. Biarlah Allah yang memutuskan bahwa hati yang baik itu memang milik kamu.